Minggu, 17 Oktober 2010

Laporan Pertanggung Jawaban


LAPORAN PERTANGGUNG JAWABAN
UNIT KEGIATAN
JELAJAH MAHASISWA PECINTA ALAM
FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS SAMUDRA LANGSA

Assalamu’alaikum Wr,Wb.
Salam Lestari
Sebelum kami memulai Laporan Pertanggung Jawaban ini, marilah kita sama – sama memanjatkan Puji Syukur Kehadirat Allah S.W.T. sebagai sang Maha Pencipta yang telah memberikan kesehatan dan kesempatan untuk mengikuti kegiatan Musywarah Besar ke I (MUBES-I ) UKM – PA JEMPA Fakultas Ekonomi Universitas Samudra Langsa dan Selawat Serta Salam kita kirimkan kepada Sang Revolusioner Sejati Nabiullah Muhammad SAW’ yang telah membawa kita dari alam kegelapan kealam yang terang benderang.

Peserta MUBES I Yang Terhormat,
Tak terasa tiga periode kepengurusan kami lalui dan pada hari ini merupakan dari perjalanan kepengurusan kami di UKM – PA JEMPA. Didalam proses perjalanan telah banyak rintangan dan tantangan yang kami lalui yang dimana dalam proses tersebut sangatlah diperlukan komitmen, kerjasama dan pengorbanan serta pejuangan yang tak henti – hentinya dalam membawa organisasi kearah yang lebih baik.

Ketua Umum yang secara Structural merupakan sebagi Penangung Jawab dalam organisasi yang mengkoordinir segala bentuk kegiatan dan kepentingan dari anggota UKM – PA JEMPA secara totalitas, tidak menjalankan fungsi sebagaimana mestinya dalam setengah periode kepengurusan, sehingga mengakibatkan sistem yang dimulai pada awal Rapat Kerja Kepengurusan menjadi tak terorganisir, mengingat Sekretaris sebagai Pelaksana Harian pengganti Ketua Umum pada saat yang bersamaan berhalangan atau tidak dalam keadaan siap menjalankan fungsinya. Kami menyadari masih banyak program – program kerja yang belum terealisasi sehingga sangatlah diperlukan responsibel para Anggota terhadap persoalan – persoalan yang ada serta tanggung jawab dalam mengemban amanah organisasi.

MUBES adalah forum tertinggi di UKM – PA JEMPA yang dimana dilaksanakan 1 tahun sekali dalam setahun dan merupakan pesta demokrasi bagi Mahasiswa Pecinta Alam JEMPA. Forom ini juga sebagai wadah untuk melakukan pengevaluasian terhadap Pengurus UKM – PA JEMPA Universitas Samudra Langsa dan wadah untuk melakukan konsolidasi dalam memikirkan kita kedepan. Tetapi yang kadang terjadi MUBES dijadikan sebagai ajang baku debat bahkan sampai pada  tegang urat leher serta MUBES bukanlah tempat untuk mencari siapa yang benar dan siapa yang salah serta bukan tempat untuk mencari siapa yang juara dan siapa yang kalah. tetapi yang menjadi Subtansi dalam MUBES ini adalah merupakan wadah untuk menyatukan persepsi pemikiran yang mana didalamnya terdapat berbagai ide – ide yang berbeda dalam membawa UKM – PA JEMPA Fakultas Ekonomi Universitas Samudra Langsa ke level yang lebih baik dan ideal. 
Tetapi didalam perjalanan ini kepengurusan kami selama 3 priode masih ada juga pengurus yang kurang sadar akan tanggung jawab yang diberikan, dimana hal tersebut merupakan amanah yang diberikan oleh rekan    rekan seluruh anggota dan adanya pengurus seperti Ketua Umum dan pengurus lainnya yang melepaskan tanggung jawab dalam perjalanan kepengurusan ini membuat semangkin pincang dalam menjalankan roda organisasi. Sehingga banyak program – program kerja terbengkalai dikarenakan tidak bertanggung jawabnya pengurus dalam kepengurusan di periode ini. hal dapat terlihat dengan tidak hadirnya beberapa anggota yang seharusnya memberikan Laporan Pertangung Jawaban Kepengurusan Periode 2007 - 2010 saat ini.

Pasca Rapat Kerja Pengurus  Priode 2007 – 2010 yang di tetapkan di Langsa pada tanggal sekarang ini. Ketua Umum mengeluarkan Surat Keputusan mengenai Program Kerja, Mengingat berhubung tidak tercapainya Peserta UKM – PA JEMPA Fakultas Ekonomi Universitas Samudra Langsa pada saat itu, maka Ketua Umum mengambil keputusan Proram Kerja ditantukan oleh Ketua Umum UKM – PA JEMPA Fakultas Ekonomi sendiri nantinya. Namun keputusan tersebut tidak dapat terealisasi dengan baik. Lagi – lagi keterbatasan komunikasi yang kami alami menjadi kendala besar bagi kami. Dikarenakan tidak aktifnya sekretariat serta Fungsionaris menjadikan komunikasi yang seharusnya Intern menjadi terbatas.

Peserta Mubes I Yang Terhormat,
Namun walau demikian kenyataannya UKM – PA JEMPA Fakultas Ekonomi Universitas Samudra Langsa tetap berjalan pada rel perjuangannya. Mulai dari ajang sosialisasi UKM – PA JEMPA Fakultas Ekonomi itu sendiri ditingkat Mahasiswa EKONOMI Universitas Samudra Langsa dan dikalangan Masyarakat pada umumnya. Dan juga terhadap Pemerintahan Kota Langsa di Bidang Kebesihan Lingkungan dan Dampak Lingkungan Kota Langsa, serta meminta kepada Pemerintah Kota Langsa agar dapat lebih meningkatkan kebersihan lingkungan agar kenyamanan dan kesehatan masyarakat lebih baik.

Peserta MUBES I  Yang Terhormat,
Rencana Program Kerja 

Dalam Kepengurusan UKM UKM – PA JEMPA Fakultas Ekonomi Universitas Samudra Langsa ada beberapa Program Kerja yang dapat di relisasikan dalam Kepengurusan UKM – PA Cagar Monisa antara lain yaitu ;
1.         Bidang Pengkaderan :
-        Penerimaan anggota baru Angkatan ke- II
-         Pengukuhan Angkatan II yang dilaksanakan di PAYA KETENGGAR yang di kukuhkan oleh Pengurus UKM – PA JEMPA Fakultas Ekonomi.
-         Ikut serta dalam kegiatan Pelatihan dan Event Mapala se- Aceh  yang dilaksanakan di Aceh sendiri.

2.        Bidang Lingkungan Hidup Cinta Alam :
-         Gerakan Peduli Lingkungan yang melibat kan seluruh SMU / SMK se- Kota  Langsa  serta mahasiswa.

3.        Bidang Humas :
-         Ikut serta dalam kegiatan bersama Se-Kawasan kota langsa dan Universitas Samudra Langsa,
-         Ikut serta dalam kegiatan kegiatan sosial yang bergerak di bidang lingkungan hidup.
-         Menjalin kerjasama dengan Pemeritah Kota Langsa  mengenai Lingkungan Hidup dan ikut serta dalam kegiatan kemasyarakatan.

4.        Bidang  Perlengkapan dan Peralatan :
-         Pembuatan sekretariatan
-         Pengadaan Peralatan

Kendala – kendala
Didalam mengarungi kepengurusan ini pengurus banyak mengalami kendala – kendala yang menghambat proses perjalanan organisasi. Pengorbanan dan perjuangan untuk melalui berbagi rintangan tersebut, segala upaya yang dilakukan oleh pengurus, tetapi tetap juga mengalami berbagai kendala – kendala baik itu pada Internal maupun Eksternal kepengurusan antara lainnya :
  1. Adanya beberapa pengurus, ketua umum dan fungsionaris yang tidak aktif dikarnakan terlalu sibuk oleh atifitas – aktifitas lainya.
  2. Keterbatasan komunikasi yang disebabkan tidak aktifnya sekretariat UKM – PA JEMPA Fakultas Ekonomi dan Sebagian pengurus masih menyibukan diri dalam aktivitas studinya.
  3. Iuran anggota yang tidak berjalan semana mestinya yang telah di tetapkan pada rapat keanggotaan UKM – PA JEMPA Fakultas Ekonomi sebelumnya. 

PENUTUP
Demikianlah pandangan umum ini kami sampaikan sebagai bahan evaluasi buat Peserta MUBES yang dimana Laporan Pertanggung Jawaban ini bukanlah suatu hal untuk menutupi kekurangan atau sebagai pembelaan kesalahan yang kami lakukan. Tetapi memberikan gambaran buat para peserta apa yang telah kami lakukan selama satu priode kepengurusan. Kami merasa bahwa apa yang telah kami perbuat selama kepengurusan ini masih sangat jauh dari harapan kawan – kawan. Akhir kata kami selaku Pengurus UKM – PA JEMPA Fakultas Ekonomi universitas samudra Langsa 2007 – 2010  mengucapkan banyak terima kasih yang sebesar – besarnya kepada kawan – kawan UKM – PA JEMPA Fakultas Ekonomi Universitas Samudra Langsa, serta seluruh pihak yang telah membantu bersama berjuang untuk membangun jempa. Dan kami minta kepada seluruh Peserta MUBES- I UKM – PA JEMPA Fakultas Ekonomi yang kami hormati, apabila didalam kepengurusan kami, ada sesuatau hal yang kurang berkesan di hati saudara – saudaraku sekalian, sesungguhnya apa yang kami lakukan dalam kepengurusan ini hanya untuk kemajuan dan pengembangan UKM – PA JEMPA Fakultas Ekonomi Universitas Samura Langsa kedepan.


Ketika Cermin Hati Bersih  dan Mulus
Didalamya Engkau Melihat Bayangan Diluar Bumi dan Air
Engkau Melihat Lukisan dan Sang Pelukis
Permadani Agung dan Hamparannya
Mata Yang Kabur Tak Dapat Menggapai Muka Sang Kekasih
Layangkan Pandanganmu Padanya Disaat Cerminmu Bersih
Cuci Bersih Muka Dengan Air Mata Sendiri
Sehingga Apa Yang Dipandang Itu Bersih.

PERJUANGAN TIDAK AKAN TERHANTI KAWAN…!
JEMPA TIDAK SAMPAI DISINI ….
MARI KITA BANGUN KEMBALI JEMPA …
JAYALAH JEMPA

HIDUP MAHASISWA …
SALAM LESTARI….
JEMPA JAYA…


Billahitaufiq walhidayah
Wassalamu Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Langsa, Oktober 2010
Unit Kegiatan Mahasiwa Pecinta Alam JEMPA
Fak.Ekonomi Universitas Samudra Langsa
Priode 2007 - 2010
Salam Lestari…







Ketua Umum


I R F A N
003.AS-08.I.07
           

Rabu, 06 Januari 2010

EXPEDISI 2 PUNCAK
UKM PA - JEMPA
FAKULTAS EKONOMI
UNIV.SAMUDRA LANGSA


DOKUMENTASI ANGKATAN II UKM PA- JEMPA 
DI PUNCAK GUNUNG SINABUNG  1834 M DPL



DOKUMENTASI ANGKATAN II UKM PA- JEMPA 
DI PUNCAK GUNUNG SIBAYAK  1463 M DPL

TEAM PENGANTAR EXPEDISI 2 PUNCAK
JLN.A.YANI.GG.ISHLAH NO 38 PB.TUNONG LANGSA ACEH TIMUR


expedisi berjalan dengan baik sampai dengan kembali dengan selamat...........
kami ucapkan selamat atas kerjasamanya.....




pengukuhan ankatan II menjadi anggota tetap
di ukm pa - jempa



pengukuhan angkatan II
dalam penyematan mitela jempa



penyematan oleh ketua umum
ukm pa - jempa
salam lestari...................



puji dan syukur kepada ALLAH SWT
yang di instruksikan oleh badan pendiri
ukm pa jempa



ucapan selamat oleh badan pendiri
hery fachrizal
dan
didi mufriady




mungkin hanya foto ini yang dapat saya tampilkan....
data perjalanan nya akan segera di terbitkan
piss by ne epan (j4n6kr3k)
003.AS-08.I.07













Jumat, 02 Oktober 2009

HANYA SEDIKIT PEMBAHASAN
Istilah Pecinta Alam di Indonesia sebenarnya belum lama dikenal. Dahulu memang sudah ada kelompok-kelompok yang bergerak di bidang lingkungan hidup dan konservasi alam. Sejarah tentang kelompok Pecinta Alam, terutama yang ada kaitannya dengan upaya pelestarian alam, sudah tercatat sejak tahun 1912, dengan terbentuknya De Nederlandsh Indische Vereneging Tot Natuur Rescherming. Kemudian Pemerintah Hindia Belanda mulai terlibat secara konkret sejak tahun 1937, dengan terbentuknya Bescherming Afdeling Van’t Land Plantetuin. Sejak saat itu kegiatan kepecintaalaman mulai berkembang di Indonesia.

Pada Awal tahun 1960-an kegiatan yang berorientasi pada pelestarian alam ini mendapat pengaruh yang cukup besar dari kegiatann kepanduan (scouting). Pandu, yang kini dikenal dengan nama Pramuka, berkembang pesat sejak tahun 1940-an, dan memang jenis kegiatan yang sering dilakukannya adalah kegiatan olahraga, rekreasi, petualangan, membaca jejak dan ketrampilan lainnya. Mau tidak mau, memang harus kita akui, bahwa kegiatan kepecintaalaman bertambah muatannya dengan jenis-jenis kegiatan petualangan karena adanya pengaruh dari kepanduan.

Istilah “Pecinta Alam” pertama kali diperkenalkan oleh Mapala Universitas Indonesia pada tahun 1975. Setelah berulang kali berganti nama, akhirnya mereka menamakan kelompoknya Mapala UI. Setelah itu, terutama di era 1980-an, perkembangan kelompok-kelompok Pecinta Alam semakin pesat di seluruh tanah air, sampai sekarang ini.PECINTA ALAM

Kalau kita menilik asal katanya, ‘Pecinta’ artinya orang yang mencintai, dan alam dapat diartikan segala sesuatu yang ada di sekitar kita. Kalau kita perjelas lagi, alam berarti segalanya, baik benda hidup maupun benda tak hidup, yang ada di dunia ini. Udara, tanah, dan air merupakan bagian dari alam yang membantu kelangsungan hidup kita. Demikian pula dengan tanaman, hewan, dan manusia, mereka termasuk bagian dari alam ini. Keberadaan mereka satu dengan yang lain saling mempengaruhi. Jadi, jelas bahwa diri kita masing-masing pun merupakan bagian dari alam semesta ini. Lalu dapatkah kita mengatakan bahwa Pecinta Alam adalah orang yang mencintai alam semesta beserta isinya, termasuk dirinya sendiri. Bagaimana pula dengan mereka yang memiliki hobby bertualang di alam bebas? Dapatkah mereka kita sebut Pecinta Alam? Tampaknya memang ada kerancuan makna dalam istilah “Pecinta Alam” tersebut: antara mereka yang mencintai alam (lingkungan) dengan mereka yang gemar berpetualang di alam bebas. Sebagai pembanding, di Eropa dan Amerika ada suatu terminologi yang jelas bagi mereka yang berkecimpung dalam dunia kepecintaalaman, misalnya envi-ronmentalist (pecinta lingkungan hidup: Green Peace), naturlist (pecinta alam seperti sebagaimana adanya), adventure (petualangan/penjelajah), mountaineers (pendaki gunung), outdoor sports/activities (olahraga alam bebas: berkemah, gantole, menelusuri gua , masuk hutan, menyususri gua, dan semestinya).

Di Indonesia, Pecinta Alam adalah pendaki gunung, penulusuran gua, pengarungan sungai, pemanjat tebing dan sekaligus pecinta lingkungan. Hingga saat ini baru sedikit kelompok yang mengkhususkan aktivitasnya pada salah satu bidang saja.
Oleh karena itu, mungkin akan lebih tepat bila dikatakan bahwa Pecinta Alam adalah orang-orang yang menCINTAI ALAM beserta segala isinya, dan yang menCINTAI petualangan alam bebas.

Kegiatan Pecinta Alam termasuk dalam kegiatan yang mempunyai resiko tinggi (high risk activity) dan kegiatan lebih banyak dilakukan di alam bebas (outdoor activity). Sebagian besar kelompok Pecinta Alam memiliki kegiatan pokok dalam bidang kegiatan alam bebas seperti pendakian gunung, pemanjatan tebing, penelusuran gua, jelajah hutan, penelusuran sungai, penyusuran pantai, dan arung jeram.

Kegiatan-kegiatan tersebut perlu didukung dengan pengetahuan dan kegiatan penunjang seperti pengetahuan tentang orientasi medan (navigasi), pengetahuan survival, ketrampilan tali-temali, pengepakan peralatan, penguasaan PPPK, dan pengetahuan sekaligus ketrampilan mengenai SAR. Kegiatan penunjang tersebut akan banyak membantu dan diperlukan untuk menghindari atau mengurangi resiko yang sangat mungkin terjadi.

Disamping itu Pecinta Alam masih perlu didukung dengan pengetahuan dan kegiatan dalam bidang lingkungan hidup seperti konservasi alam, penghijaun, bersih lingkungan, dan sebagainya. Juga kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat seperti bakti sosial, penelitian sosial, penyuluhan, dan sebagainya. Terakhir adalah kegiatan yang bersifat organisatoris seperti manajemen organisasi, regenerasi keanggotaan, kaderisasi anggota, pengembangan SDM bagi anggota, dan seterusnya.

Jelas kiranya bahwa Pecinta Alam merupakan suatu kegiatan yang positif dan memiliki arti serta peran yang sangat bermanfaat bagi pengembangan pribadi, orang lain dan masyarakat. Satu pertanyaan tersisa adalah :
“Mampukah kita memanfaatkan kesempatan untuk mengembangkan diri kita melalui kegiatan kepecintaalaman ?